Layanan Bantuan Pelanggan 24 Jam Call Center Agoda Indonesia Hubungi WhatsApp: 0818-0209-3337. Untuk Refund Dan Reschedule. |; Informasi lebih ...
Layanan Bantuan Pelanggan 24 Jam Call Center Agoda Indonesia Hubungi WhatsApp: 0818-0209-3337. Untuk Refund Dan Reschedule. |; Informasi lebih ...
Layanan Bantuan Pelanggan 24 Jam Call Center Agoda Indonesia Hubungi WhatsApp: 0818-0209-3337. Untuk Refund Dan Reschedule. |; Informasi lebih ...
Call Center Agoda Indonesia tersedia 24 jam melalui WhatsApp. 0838 0012 1199. Layanan resmi untuk reschedule, refund, dan info penerbangan.
Telepon: Hubungi layanan bantuan Agoda di nomor 08136036108 atau WhatsApp +628136036108. Untuk bantuan refund dan reschedule tiket agoda.
Telepon: Hubungi layanan bantuan Agoda di nomor 08136036108 atau WhatsApp +628136036108. Untuk bantuan refund dan reschedule tiket agoda.
test
test admin
test balik
Saya ingin bertanya file download file excel untuk master nilai, file terdownload tetapi file excenya tidak bisa dibuka
Pak mohon di cek peta CPL - CPMK & SUBCPMK
YOGYAKARTA – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar rapat koordinasi bertajuk "Persiapan Pembelajaran Digital untuk PBM Semester Ganjil 2026/2027" pada Kamis (11/6/2026). Bertempat di Ruang Nawasena, pertemuan ini berfokus pada kesiapan teknis dan inovasi metode pengajaran berbasis digital guna menjaga mutu lulusan tenaga kesehatan.
Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa persiapan sarana, prasarana, dan kelengkapan Proses Belajar Mengajar (PBM) ganjil harus dilakukan secara maksimal. Ia menyoroti regulasi baru yang mewajibkan 90% pembelajaran teori dilaksanakan secara digital, baik sinkronus maupun asinkronus. "Dosen perlu berinovasi agar meskipun berbasis digital, mahasiswa tetap fokus, aktif, sehingga capaian pembelajaran tetap tercapai optimal," ujarnya.
Mendukung arahan tersebut, Wakil Direktur I, Dr. Yuni Kusmiyati, SST, MPH., memaparkan strategi Transformasi Model Pembelajaran Digital. Langkah ini mencakup standardisasi Learning Management System (LMS), integrasi teknologi interaktif seperti virtual lab, serta peningkatan kapasitas dosen dalam memproduksi konten. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta juga berencana mengembangkan teknologi Virtual Reality (VR) khusus untuk mata kuliah Praktik Klinik Kebidanan Bersama (PKKB) guna mendukung pendekatan Interprofessional Education/Collaboration (IPE/IPC) di seluruh program studi.
Dari aspek administrasi akademik, Kasubag Administrasi Akademik, Firlina, S.Kom., M.Eng., memaparkan kesiapan akademis mulai dari penetapan kalender akademik, pembagian Beban Kerja Dosen (BKD), ketersediaan ruang kelas/laboratorium, hingga distribusi modul. Koordinasi ketat juga dilakukan pada jadwal praktik lapangan di RS dan Puskesmas agar tidak berbenturan dengan perkuliahan teori.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan, Yuliasti Eka Purnamaningrum, SST, MPH, memimpin koordinasi teknis pendataan kuliah bersama lintas program studi. Mata kuliah bersama seperti PKKB, Kapita Selekta, PBAK, dan Budi Pekerti akan dioptimalkan melalui penggabungan kelas paralel serta sinkronisasi jadwal tim pengajar (team teaching) agar berjalan efisien.
Acara yang berlangsung produktif ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antar-peserta rapat guna menyamakan persepsi demi menyukseskan implementasi kampus digital.
Yogyakarta, 23 Februari 2026. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melanjutkan implementasi Sistem Penilaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dalam kegiatan ini Wakil Direktur I, Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik, serta Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) ke seluruh jurusan pada 23 Februari – 12 Maret 2026. Bapak Handoko Riwidikdo, S.Kp., kembali berperan sebagai narasumber utama yang memandu para dosen dalam pengisian sistem penilaian CPL. Bimtek ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman teknis penginputan nilai CPL melalui sistem berbasis website yang telah dikembangkan, sehingga memudahkan dosen dalam mengelola data capaian pembelajaran. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh civitas akademika dalam mendukung proses penilaian yang transparan dan berkelanjutan demi menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan mutu pendidikan kesehatan melalui sistem penilaian CPL yang terintegrasi dan mudah diakses.
Yogyakarta, 19 Juni 2025 – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melalui Pusat Pengembangan Pendidikan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Penilaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada Kamis, 19 Juni 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Nawasena Gedung G lantai 6 dan dihadiri oleh Wakil Direktur I, II, dan III; Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Umum; Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik; Kepala Pusat Penjaminan Mutu; serta Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan. Selain itu, turut hadir pula Penanggung Jawab SPMI; Ketua Program Studi dan seluruh Dosen program studi yang ada di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Acara dibuka secara resmi oleh Plh. Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Bapak Dr. Agus Wijanarka, S.Si.T., M.Kes. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ibu Yuliasti Eka Purnamaningrum, SST., MPH, yang memandu jalannya acara dari awal hingga sesi diskusi. Materi sosialisasi disampaikan oleh Ibu Dr. Yuni Kusmiyati, SST., MPH, yang memaparkan mengenai implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) serta penerapan sistem penilaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Selain itu, Dr. Yuni juga membahas mengenai integrasi CPL dengan mata kuliah, termasuk keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan indikator penilaian. Materi dilanjutkan oleh Bapak Handoko Riwidikdo, S.Kp., yang membahas secara teknis mengenai penginputan nilai oleh dosen dalam sistem penilaian CPL, yang dilakukan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan dalam CPMK setiap mata kuliah. Dalam sesi ini juga dilakukan praktik pengisian sistem penilaian CPL, di mana para Dosen diperkenalkan pada tahapan-tahapan penginputan nilai ke dalam sistem. Kegiatan ditutup dengan semangat dan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan sistem penilaian yang berkualitas dalam rangka menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
YOGYAKARTA – Bertempat di Ruang Niskala 1 & 2, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (Polkesyo) menggelar pertemuan strategis bertajuk "Tindak Lanjut Pengisian s.d. Nilai Semester Ganjil dan Persiapan RPS Semester Genap 2025/2026" pada Kamis Kliwon, 18 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan langkah krusial institusi dalam menjaga kesinambungan mutu akademik serta memastikan seluruh proses administrasi pembelajaran berjalan sesuai timeline yang telah ditetapkan. Sinergi Menuju Keunggulan Akademik Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur 1 Bidang Akademik. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa ketepatan waktu dalam pelaporan nilai bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada mahasiswa dan pemenuhan standar pangkalan data pendidikan tinggi. "Evaluasi semester ganjil adalah cermin bagi kita untuk melangkah ke semester genap dengan lebih solid. Persiapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang matang akan menentukan kualitas luaran lulusan kita nanti," ujar Wadir 1 di hadapan para peserta. Agenda Utama Kegiatan Pertemuan intensif ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan akademik, di antaranya Kasubag Administrasi Akademik, Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan, serta para Ketua Program Studi dan Penanggung Jawab (PJ) Akademik Program Studi di lingkungan Polkesyo. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Finalisasi Data Nilai: Peninjauan progres pengisian nilai semester ganjil 2025/2026 untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun administratif sebelum penguncian data. Standarisasi RPS Genap: Koordinasi bersama Pusat Pengembangan Pendidikan mengenai pemutakhiran RPS semester genap agar relevan dengan perkembangan IPTEK kesehatan terbaru. Penjaminan Mutu Internal: Arahan dari Kepala Pusat Penjaminan Mutu terkait sinkronisasi dokumen pembelajaran dengan standar akreditasi dan ISO.